Rabu, 08 Februari 2012

ANGIN

Angin adalah udara yang bergerak. Tiga hal penting yang menyangkut sifat angin, yaitu kekuatan angin, arah angin, dan kecepatan angin.
a. Kekuatan angin
Menurut hukum Stevenson, kekuatan angin berbanding lurus dengan gradien barometrik. Gradien barometrik adalah angka yang menunjukkan perbedaan tekanan udara dari dua isobar pada tiap jarak 15 meridian (111 km).
b. Arah angin
Satuan yang digunakan untuk batasan arah angin biasanya adalah derajat.
- 00 untuk angin dari arah utara.
- 900 untuk angin dari arah timur.
- 1800 untuk angin dari arah selatan.
- 2700 untuk angin dari arah barat.
Angin menunjukkan dari mana datangnya angin dan bukan kemana angin itu bergerak. Menurut Hukum Buys Ballot, udara bergerak dari daerah yang bertekanan tinggi (maksimum) ke daerah bertekanan rendah (minimum), di belahan bumi utara berbelok ke kanan, dan di belahan bumi selatan berbelok ke kiri. Penyimpangan ini disebabkan oleh perputaran bumi pada porosnya yang disebut gaya koriolis.
read more
Arah angin dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu:
a. Gradien barometrik
b. Rotasi bumi
c. Kekuatan yang menahan (rintangan)
c. Kecepatan angin
Atmosfer ikut berotasi dengan bumi. Molekul-molekul udara mempunyai kecepatan gerak ke arah timur, sesuai dengan arah rotasi bumi. Kecepatan gerak tersebut disebut kecepatan linier. Bentuk bumi yang bulat ini menyebabkan kecepatan linier makin kecil jika makin dekat ke arah kutub. Alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin disebut anemometer.
Macam-macam Angin
a. Angin pasat
Angin yang berhembus terus-menerus dari daerah maksimum subtropik ke daerah minimum katulistiwa (doldrum). Di belahan bumi utara terdapat angin pasat timur dan di belahan bumi selatan terdapat angin pasat tenggara.
b. Angin antipasat
Udara yang naik di daerah katulistiwa yang setelah sampai di lapisan atas, mengalir ke daerah kutub dan turun di daerah subtropik.
c. Angin barat
Angin antipasat yang menuju ke daerah kutub yang akan membelok ke arah timur sampai pada wilayah garis lintang 400. Angin ini berasal dari barat, sehingga disebut angin barat.
d. Angin muson
Angin yang selalu berganti arah setiap setengah tahun mengikuti letak matahari. Indonesia dilalui angin muson, yaitu angin muson barat dan angin muson timur.
e. Angin siklon
Angin yang masuk dari daerah bertekanan udara maksimum yang mengelilingi udara daerah bertekanan udara minimum (daerah depresi), sehingga garis isobar tertutup dan udara bergerak memusat ke arah dalam. Di belahan bumi utara, berlawanan arah jarum jam, sedangkan di belahan bumi selatan se arah dengan jarum jam. Siklon yang beregrak dibedakan menjadi:
- Siklon tropis, yang terjadi di wilayah lautan pada lintang 100 – 200
- Siklon ekstra tropis, terjadi di wilayah sekitar 350 – 650
- Tornado, badai angin siklonik dengan kekuatan angin tinggi
f. Angin antisiklon
Angin yang bergerak dari suatu daerah bertekanan maksimum yang di kelilingi oleh massa udara bertekanan minimum, sehingga udara berputar keluar. Di belahan bumi utara, se arah dengan jarum jam, sedangkan di belahan bumi elatan berlawanan dengan jarum jam.
g. Angin lokal
Angin lokal terdiri dari tiga macam, yaitu:
1) Angin darat dan angin angin laut
Angin darat adalah angin yang bertiup dari dari darat ke laut. Angin darat terjadi pada malam hari. Angin laut, adalah angin yang bertiup dari laut ke darat. Angin laut terjadi pada siang hari
2) Angin lembah
Angin yang bergerak dari lembah ke gunung, sedangkan angin gunung adalah angin yang beregrak dari gunung menuju ke lembah. Angin gunung terjadi pada malam hari dan angin lembah terjadi pada siang ahri,
3) Angin fohn
Angin yang sifatnya jatuh atau turun, kering dan panas di lereng gunung. Angin fohn terjadi karena massa yang mengandung uap air naik ke suatu lereng pegunungan, sehingga suhunya turun terus menerus sampai mencapai kondensasi dan menurunkan hujan.
Jenis-jenis angin fohn yang berhembus di Indonesia
- Angin bahorok di Sumatera Utara
- Angin Kumbang di Jawa Tengah
- Angin Gending dan Angin Grenggong di Jawa Timur
- Angin Brubu di Sulawesi Selatan
-    Angin Wambraw di Papua

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar